Langsung ke konten utama

Inilah Juara Mandiri Jogja Marathon di Prambanan


PRAMBANAN,-  Pelari Sain Alim dan Yulianingsih menjadi juara Mandiri  Jogja Marathon 2017 yang berlangsung di Prambanan. Mereka memenangkan kategori 42 km dengan meraih hadiah sebesar Rp.75 juta.

Sain Alim tampil menjadi yang tercepat pada kelas paling bergengsi, kategori 42 km open putra dengan catatan waktu 2:49:21 dan meraih hadiah Rp70 juta. Adapun runner up diraih pelari Eldak Kafolamau dengan waktu 2:53:20 dan peringkat ketiga direbut Ishari setelah membukukan waktu 3:03:01.

Pada kategori 42 km open wanita, tampil sebagai pelari  tercepat  Yulianingsih dengan waktu 3:07:33 dan berhak meraih Rp70 juta. Sementara runner up dan peringkat ketiga diraih pelari Mery Paijo dan Irma Handayani dengan catatan waktu masing-masing 3:13:25 dan 3:28:12

Sebanyak 6.210 pelari ambil bagian dalam ajang marathon internasional yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta dan Bank Mandiri untuk mempromosikan keindahan alam dan budaya lokal tersebut.

Ajang ini melombakan 4 kategori, yakni 42 km (full marathon) diikuti oleh 1,075 pelari, 21 km (half marathon) sebanyak 1.660 pelari, 10 km oleh 1.535 pelari dan kategori 5 km yang diikuti oleh 1.940 pelari.

Mandiri Marathon 2017 melakukan start dan finish di kawasan Candi Prambanan, lomba marathon internasional yang baru pertama kali diselenggarakan di Yogyakarta itu menempuh rute-rute yang memperlihatkan keindahan alam dan kekayaan budaya lokal dengan melewati 13 desa dan 3 tujuan wisata utama di Yogyakarta, yakni Candi Prambanan, Candi Plaosan dan Monumen Taruna. (aaa)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelukis Affandi dan Keluarganya Tidak Asing dengan Prambanan

Google hari ini Senin (1/5/2017 mengenang salah satu Maestro seni lukis Indonesia,  Affandi  Koesoema.   Google doodle   tampil dengan gaya ekspresionisme khas Affandi, untuk merayakan hari lahirnya ke-110. Ini mengingatkan penulis pada kiprahnya melukis di Prambanan. Paling sering Affandi melukis di Pasar Sapi Prambanan (lama) yang letaknya antara dusun Koplak Kebondalem Kidul dan Kranggan Bokoharjo, Pasarnya sendiri masuk dusun Koplak. Kalau sudah siap dengan peralatannya, ia asyik melukis. Cotot sana- cotot sini (maksudnya di kanvas), lalu jari jemarinya meratakan cat yang ada di kanvas. Jadilah lukisan yang dimaksud. Abstrak, meski obyeknya hal yang nyata. Bisa sapi, bisa pedagang, bisa bakul, dan bisa juga dokar dengan kudanya.   Keahliannya melukis ternyata menurun pada putrinya Kartika Affandi. Gaya lukisannya hampir sama dengan bapaknya, tetapi lebih realistis ketimbang bapaknya. Ia juga mewarisi julukan Maestro. Tahun 2016 lalu Kartika me...

JIAS di Sleman Dipusatkan di Prambanan

Komandan Lapangan Udara (Danlanud) Adisutjipto, Marsma Novyan Samyoga membuka perhelatan Jogja Internasional Air Show (JIAS) 2017 di Lapangan Siwa Kompleks Candi Prambanan, Kamis (27/4/2017).  Dalam pembukaan ini, sejumlah atraksi juga ditampilkan. Dalam sambutannya Marsma Novyan Samyoga menyatakan pihaknya menyambut genbira perhelatan yang diadakan di Sleman ini. Dalam acara hari ini akan ditampilkan berbagai atraksi olah dirgantara misalnya gantole,  microflight  hingga tampilnya Jupiter Aerobatic Team (JAT). Marsma Novyan mengungkapkan, dalam JIAS yang pertama kali diadakan ini, ada 18 negara yang ikut mengirimkan atletnya. Acara ini menurutnya mampu menjadi daya tarik untuk peserta dari mancanegara. Selain itu, menurut Danlanud Adi Sucipto, kegiatan  airshow  ini untuk pertama kalinya ditampilkan di seluruh kabupaten dan kota di DIY. Di Sleman, diselenggarakan di  seputaran Candi Prambanan.  Diharapkan dengan kegiatan ini, masyarak...

Pengelola Candi Prambanan Bidik Wisatawan Amerika Serikat dan Eropa

Usai kunjungan Obama ke Candi Prambanan, Pengelola objek wisata Candi Prambanan membidik wisatawan Amerika Serikat dan Eropa berkunjung ke Prambanan.  "Liburan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama bisa mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya asal benua Amerika dan Eropa," harap General Manager PT Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Pujo Suwarno. Menurut Pujo Suwarno, liburan Obama bersama keluarganya ke Bali dan Jogja beberapa hari lalu tentu mengangkat pamor pariwisata Indonesia di mata dunia, termasuk kunjungannya ke Candi Prambanan. "Ini sebagai salah satu bukti destinasi Indonesia layak dikunjungi wisatawan mancanegara. Kemudian kedatangan mister Obama itu membuktikan objek-objek wisata kita aman. Apalagi disorot berbagai media asing yang langsung datang meliput. Harapannya ke depan tentu meningkatkan wisatawan dari Amerika dan Eropa agar bisa masuk sepuluh besar (pengunjung Candi Prambanan)," ujarnya. Menurut Pujo, selama ini...