Langsung ke konten utama

Pesta Kopi Mandiri di Pelataran Candi Prambanan


PRAMBANAN,- Bank Mandiri, 22-23 April 2017, menyelenggarakan Pesta Kopi Mandiri di Pelataran Candi Prambanan. Pesta ini diselenggarakan dalam rangka event Mandiri Jogja Marathon yang berlangsung Ahad (23 April 2017).
Kegiatan Pesta Kopi Mandiri di Candi Prambanan, melibatkan 20 stand. Event ini juga diikuti lebih dari 80 barista (pelayan kopi) di Yogyakarta. Pesta Kopi Mandiri di Yogyakarta, merupakan kegiatan awal dari program Mandiri Coffiesta yang digelar secara nasional di empat kota besar
Setelah di Yogyakarta, kegiatan bersama komunitas penikmat kopi dan pengusaha atau merchant kopi, juga akan digelar di Jakarta, Medan dan Surabaya. Puncaknya, akan digelar lagi di Jakarta dengan tajuk Jakarta Coffee Week September mendatang.
Penyelenggaraan pesta kopi di berbagai kota besar di Indonsia ini, karena  minum kopi sepertinya sudah menjadi tren dan gaya hidup. Bahkan di berbagai negara dunia, minum kopi menjadi gaya hidup yang banyak digemari. Melihat kondisi demikian ini, tentu ini jadi peluang bagus bagi mereka yang bergelut di perkopian.
Bila perkopian tersebut dikelola secara baik dan benar serta profesional, tentu bakal meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat yang bermain di perkopian. Baik dari budidaya, pengelolaan mau pun dalam penyajiannya. Karena minum kopi sudah menjadi kebutuhan, sehingga merasa ada yang kurang bila sehari belum minum kopi. Ini kesempatan bank untuk masuk mengembangkan perkopian di Indonesia. (aaa)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengelola Candi Prambanan Bidik Wisatawan Amerika Serikat dan Eropa

Usai kunjungan Obama ke Candi Prambanan, Pengelola objek wisata Candi Prambanan membidik wisatawan Amerika Serikat dan Eropa berkunjung ke Prambanan.  "Liburan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama bisa mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya asal benua Amerika dan Eropa," harap General Manager PT Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Pujo Suwarno. Menurut Pujo Suwarno, liburan Obama bersama keluarganya ke Bali dan Jogja beberapa hari lalu tentu mengangkat pamor pariwisata Indonesia di mata dunia, termasuk kunjungannya ke Candi Prambanan. "Ini sebagai salah satu bukti destinasi Indonesia layak dikunjungi wisatawan mancanegara. Kemudian kedatangan mister Obama itu membuktikan objek-objek wisata kita aman. Apalagi disorot berbagai media asing yang langsung datang meliput. Harapannya ke depan tentu meningkatkan wisatawan dari Amerika dan Eropa agar bisa masuk sepuluh besar (pengunjung Candi Prambanan)," ujarnya. Menurut Pujo, selama ini...

Inilah Harga Tiket Baru Masuk Candi Prambanan dan Sekitarnya

Harga tiket masuk kawasan wisata Candi Prambanan per 1 Mei 2017  dan Kraton Ratu Boko mengalami kenaikan sebesar 30 persen. Selain itu mulai ada penerapan tiket masuk untuk Candi sekitar Prambanan, seperti Candi Plaosan, Sojiwan dan Sambisari. General Manager PT Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Pujo Suwarno mengatakan, pemberlakuan kenaikan tiket masuk bagi wisatawan domestik maupun mancanegara itu juga berlaku di Candi Borobudur, Magelang dan Candi Ratu Boko, Sleman yang bernaung di bawah perusahaan plat merah PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko. Ia menyebut, bagi wisatawan domestik, tarif tiket masuk Candi Prambanan per 1 Mei 2017 sebesar Rp 40 ribu dari sebelumnya Rp 30 ribu untuk pengunjung dewasa. Sedangkan untuk anak-anak menjadi Rp 20 ribu yang sebelumnya sebesar Rp 12.500. Sementara untuk wisatawan mancanegara yang sebelumnya USD 18, saat ini berlaku USD 25 menyesuaikan rupiah saat ini. Menurutnya, kenaikan tiket masuk tersebut tidak bisa dihindari ...

Candi Prambanan Masih Favorit Wisatawan yang Berkunjung di Sleman

Sampai Oktober 2017, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yog­yakarta (DIY) didominasi oleh wisatawan yang menikmati keindahan Candi Prambanan. Sebanyak 2.702.087 wisata­wan atau 42,48 % berkunjung ke Candi Prambanan dari to­tal 6.390.962 wisatawan yang bertandang ke Sleman. “Destinasi favorit kedua di Sleman yakni wisata alam sebesar 1.548.522 wisatawan (24,34%). Sedangkan, objek wisata museum sebesar 880.517 wisatawan (13,84%). Sisa­nya 19,33% kunjungan wisatawan tersebar di desa wisata dan even-even di Sleman,” kata Kepala Dinas Pariwisata Ka­bupaten Sleman, Sudarningsih, di Sleman, Selasa (14/11). Dari asal kunjungan, sebanyak 6.068.780 wisatawan nusantara (95,41%) dan 292.180 wisatawan mancanegara (4,59%). Sudarningsih memprediksi jumlah wisatawan sam­pai akhir 2017 akan mencapai 7-7,25 juta karena masih ada beberapa even di November dan Desember.(bpp/kjk)